Penyakit

9+ Jenis Penyakit Kulit Balita Dan Cara Mengatasinya 2019

Penyakit Kulit Balita Dan Cara Mengatasinya

Penyakit Kulit Balita Dan Cara Mengatasinya – Selamat berjumpa kembali dengan kami solusiibuhamil.com yang pastinya akan menshering berbagai permasalahan dan solusinya, apa kabarnya anda semua para sahabat solusiibu hamil? Mudah-mudahan dalam keadaan sehat dan semangat dalam menjalankan permasalahan yang sedang di alaminya,, amiinnn. Memanglah permasalahn tiodaklah akan selesai pasti akan datang beriringan dengan silih bergantian namun, anda haruslah tetap semangat dalam menjalankan dan menselesaikan permasalah tersebut.

Baca Juga : 8+ Jenis Penyakit Berbahaya Pada Bayi Baru Lahir

Dengan berbagai permasalahan dan solusi pastinya yang kami selalu shering kepada andda mudah-mudahan solusiibuhamil.com bisa menjadi referensi anda dalam mencari solusi dari permasalahan tersebut. Mengenai dengan permasalahan yang selalu kami bahas kalin ini kami akan membahas tentang penyakit kulit balita dan cara mengatasinya, berikut ini pemaparanya:

Penyakit Kulit Balita Dan Cara Mengatasinya

 1 | Ruam Popok

Ruam popok merupakan infeksi kulit yang umum dialami oleh bayi. Ruam ini terjadi karena kulit yang lembab bergesekan dengan popok atau diapers. Padahal, popok adalah benda yang selalu digunakan bayi.

Jika si buah hati mengalaminya, segera oleskan krim khusus ruam popok dan mengganti popok yang basah tersebut untuk mengurangi gangguan ini. Namun jika sudah parah, maka sebaiknya bawalah si buah hati ke ahli dermatologi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

2 | Jerawat Bayi

Penyakit kulit yang menyerang wajah ini rupanya tidak hanya terjadi pada remaja. Bayi pun juga bisa terkena jerawat. Hal ini terjadi karena pengaruh hormon yang masuk ke dalam aliran darah bayi melalui plasenta.

Jerawat yang timbul biasanya berbintik-bintik kemerahan. Namun jerawat yang menyerang kulit bayi tidaklah separah jerawat yang menyerang remaja yang sedang puber. Jerawat tersebut bisa hilang dengan sendiri secara alami.

3 | Eksim

Eksim biasanya terjadi pada kulit orang dewasa dengan tanda rasa gatal berlebih pada kulit dibarengi dengan kulit memerah, bersisik serta pecah-pecah, hingga timbul gelembung-gelembung kecil yang mengandungan air atau nanah. Namun, eksim juga bisa menyerang kulit bayi.

Penyakit kulit eksim yang menyerang kulit bayi biasanya muncul berwarna kemerahan dan disertai dengan isi berwarna putih.

Eksim atau ruam merah ini biasanya terjadi pada bayi yang memiliki riwayat alergi. Eksim biasanya muncul di wajah, dada, lengan, atau siku dan secara bertahap menjadi kulit kering dan bersisik.

Jika bayi anda demam karena penyakit ini, maka sebaiknya Anda tetap waspada meskipun eksim akan menghilang seiring dengan meningkatnya sistem kekebalan tubuh bayi.

4 | Mongolia Spot

Apakah anda pernah menemukan bintik-bintik hitam di tubuh bayi anda? Umumnya bintik tersebut muncul di pantat atau punggung bawah.

Hal itulah yang disebut dengan mongolia spot. Penyakit kulit ini tidak perlu membuat anda khawatir, sebab hal tersebut adalah wajar.

5 | Kulit Kering

Kebanyakan bayi yang baru lahir akan mengalami kulit kering dan mengelupas selama beberapa hari. Proses ini adalah normal namun jika terus berlanjut segera datangi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

6 | Biang Keringat

Biang keringat ini biasanya muncul di lipatan kulit dan terjadi karena keadaan kulit yang lembab. Jika bayi anda mengalaminya, hindari penggunaan pakaian yang ketat untuk menghindari munculnya keringat yang berlebih.

Cara mengatasinya: Jangan mandikan bayi terlalu lama. Setelah memandikan bayi, sebaiknya biasakan untuk mengoleskan pelembap untuk bayi agar kelembapan kulitnya terjaga. Pastikan juga si kecil mendapatkan cukup cairan.

Biasanya kuit kering pada bayi akan hilang setelah beberapa hari. Namun, jika kondisi ini menganggu atau membuat bayi tidak nyaman, segera diskusikan dengan dokter bayi Anda. Dokter akan memberikan perawatan yang tepat untuk kondisi ini.

7 | Bintik putih (Milia)

Bintik putih atau yang dikenal juga dengan sebutan milia ini terkadang muncul di hidung yang disebabkan karena serpihan kulit menghambat kelenjar minyak.

Milia muncul karena kelenjar minyak dan sel kulit putih yang tidak bisa keluar secara alami. Jika bayi anda mengalaminya, anda tidak perlu khawatir sebab kebanyakan milia akan sembuh sendiri.

8 | Cradle Cap

Cradle cap merupakan pengerasan seperti ketombe yang ada di kulit kepala bayi. Umumnya cradle cap terjadi karena jamur. Untuk menghilangkannya, anda bisa mengaplikasikan sampo anti jamur yang cocok untuk bayi.

Cara mengatasinya: Cradle cap bisa sembuh dengan sendirinya dalam beberapa minggu hingga bulan. Anda bisa mencuci rambut dan kulit kepala dengan lembut menggunakan sampo khusus untuk bayi.

9 | Biduran

Biduran pada bayi biasanya terjadi sebagai reaksi alergi makanan, umumnya karena mengonsumsi telur dan susu. Namun, bisa juga karena keringat yang bergesekan dengan kulit. Biduran tidak membahayakan, namun membuat bayi akan merasa tidak nyaman saat tidur atau sepanjang hari.

Jika bayi anda mengalami biduran kronis, maka segera konsultasikan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. Dokter mungkin akan menyarankan resep antihistamin untuk mengurangi gejala yang ditimbulkan.

Nah itu dia beberapa penyakit kulit balita dan cara mengatasinya, sebenarnya semua penyakit yang kami paparkan diatas memanglah sering terjadi pada balita secara umum. Semoga bermanfaat, terimakasih…

About the author

admin

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Please disable your adblock for read our content.
Refresh