Masalah Ibu Hamil

6 Masalah Ibu Hamil Trimester Ke 3 Yang Harus Kita Ketahui !

Masalah Ibu Hamil Trimester Ke 3 – Ibu hamil akan selalu mengalami ganngguan-gangguan pada masa kehamilannya, masalah yang munculakan selalu bergantian bahkan akan dialami berbarengan dan masalah itulah yang akan sedikit menghambat atau rintangan tersendiri dalam masa kehamilannya.

Pada masa hamil trimester ke 3 ini atau masa menjelang persalinan/melahirkan, ibu hamil akan banyak gangguan-gangguan dengan berbagai jenis, seperti nyeri punggung, susah tidur atau kaki pegal-pegal adalah hal yang sangat lumrah. Namun, selain itu masih ada lagi yang juga bisa dialami saat hamil tua.

6 Masalah Ibu Hamil Trimester Ke 3

  • Demam Tinggi

Saat demam, ibu hsmil mungkin ingin mencoba NSAID untuk melawan penyakit yang kamu rasakan (Tylenol, Advil, Motrin, dll.) dan menurunkan demamnya. Meskipun penting untuk mencoba menurunkan demam saat hamil, telah ada penelitian yang bertentangan mengenai pro dan kontra penggunaan NSAID selama kehamilan.

demam tinggi saat hamil

Oleh karena itu, ibu hamil harus menghubungi dokter untuk mengetahui apakah penggunaan NSAID baik untuk kamu dan kehamilan kamu. Meskipun benar bahwa demam lebih berbahaya bagi ibu hamil pada trimester awal, karena dapat menyebabkan komplikasi. Suhu tubuh manusia normal adalah 37°C. Saat suhu lebih dari ini, perbanyak minum air putih dan biarkan saja kalau kamu jadi sering buang air kecil.

Jika suhu tubuh lebih dari 40,1°C berarti sudah waktunya untuk ke dokter atau mencari perawatan darurat. Tingginya suhu ini dapat menyebabkan halusinasi, mudah tersinggung, kejang, dan pada umumnya pertanda ada sesuatu yang sangat salah dengan kesehatan.

Semakin cepat dokter memeriksa keadaan ibu hamil, ini bisa menunjukkan penyebab demam tinggi yang dialami, semakin cepat mereka dapat mulai merawat ibu hamil. Ibu hamil harus bergerak cepat untuk mencegah lebih banyak komplikasi.

  •  Sensitif dan emosional

Ibu hamil mungkin merasa kondisi tidak enak saat ini susah dipahami orang lain karena bentuknya bukan fisik tapi psikologis. Sangat disayangkan, ibu hamil yang memiliki perasaan lebih sensitif sebaiknya tidak diperlakukan secara kurang baik. Kadang perkataan pun bisa membuat emosional menjadi berantakan, perempuan hamil pun mudah tersinggung.

pengaruh menangis saat hamil

Perempuan yang sedang hamil membutuhkan dukungan moril dan fisik. Orang-orang yang berada di sekitarnya harus paham tentang cara memberi dukungan dengan tepat. Jika tidak bisa menyenangkan, setidaknya tidak mengeluarkan kata-kata yang bisa menyinggung atau berperilaku tidak mengenakan perasaan.

  • Benjolan yang tidak biasa

Selama kehamilan trimester ke 3, tekanan pada organ tubuh menjadi sangat tidak nyaman. Sebenarnya, tekanan semacam itu bisa menyebabkan hernia, di mana organ mendorong keluar antar otot. Hal ini menyebabkan benjolan kecil dimana organ telah terlepas dan biasanya mengalami tingkat kesakitan. Jika usus kamu tergelincir di antara otot, bisa jadi ibu hamil juga mengalami mual tiba-tiba juga.

Benjolan di Payudara Saat Hamil

Kondisi ini kemungkinan akan memerlukan pembedahan, namun dokter akan ingin memeriksa hernia untuk melihat seberapa cepat kebutuhan itu. Bergantung pada organ yang telah lepas dan seberapa besar hernia itu bisa jadi lebih serius, jadi sebaiknya hubungi dokter jika kamu menemukan gejalanya. Bahkan jika benjolan itu kecil dan tidak menyakitkan, Kamu tetap harus memeriksanya, karena celah baru di otot mungkin mulai melebar.

  • Sering Terjadi Kontraksi Palsu

Seiring pertumbuhan janin dalam perut ibu yang mulai mendapatkan asupan nutrisi, selain tubuhnya yang kini mulai tumbuh sempurna, gerakannya pun juga akan terasa lebih jelas. Sensasi ini sering disertai dengan membuat tubuh terasa tidak nyaman, salah satunya yang mungkin akan sering dirasakan ialah  kontraksi Braxton Hicks atau lebih sering disebut dengan kontraksi palsu.

kenapa sering terjadi kontraksi palsu

Kontraksi ini berbeda dengan kontraksi yang dirasakan sebelum melahirkan, biasanya kontraksi dirasakan lebih ringan dan akan hilang dengan sendirinya. Jika calon ibu sering merasakan kontraksi ringan ini mungkin memang akan meninggalkan rasa was-was dan sedikit sesak di perut. Namun tidak perlu terlalu dikhawatirkan secara berlebihan karena kontraksi ini biasanya akan hilang sendirinya. Dan kondisi ini akan lebih sering terjadi jika calon ibu melakukan aktifittas yang cukup melelahkan baik di siang atau pun malam hari.

  • Heartburn

Kebanyakan wanita hamil akan merasakan heartburn, atau rasa panas yang terasa di bagian dada seperti perasaan terbakar yang diakibatkan oleh asam lambung yang naik hingga ke bagian kerongkongan.

cara mengatasi heartburn gerd

Hal ini terjadi akibat pengaruh dari hormon kehamilan, dan juga pertumbuhan janin yang menekan rongga perut hingga membuat cairan asam naik.

  • Sering buang air kecil

Saat trimester terakhir kehamilan, biasanya janin akan mulai bergerak turun ke arah panggul untuk mencari jalan lahir. Dan karenanya mungkin akan membuat kandung kemih terasa terasa ada tekanan yang lebih dan hal inilah yang akan membuat ibu hamil menjadi lebih sering buang air kecil.

sering buang air kecil saat hamil muda

Tekanan ekstra inipun  juga bisa membuat ibu hamil ngompol tanpa sengaja, terlebih lagi ketika tertawa, batuk atau pun bersin. Jika hal ini menimbulkan ketidaknyamanan, pertimbangkan untuk menggunakan panty liner. Namun jika cairan yang keluar bukanlah air seni, maka patut diwaspadai dan segera hubungi rumah sakit atau klinik terdekat untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Nah, itu dia beberapa permasalahan ibu hamil trimester ke 3, semoga bermanfaat. Terimakasih…

About the author

admin

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Please disable your adblock for read our content.
Refresh