Masalah Ibu Hamil

7 Masalah Ibu Hamil Susah Tidur, Ini Dia Solusinya !

Masalah Ibu Hamil Susah Tidur

Masalah Ibu Hamil Susah Tidur – Tidur merupakan salah satu cara untuk merifresh kondisi tubuh untuk kembali bugar, karena akan banyak sekali kegiatan atau aktivitas selama berjam-jam dan pastilah sangan memerlukan istirahat dengan cara tidur.

Masalah Ibu Hamil Susah Tidur

Selama 24 jam dalam sehari kondisi tubuh akan memerlukan tidur selama 8 jam, dan kalau kurang atau lebih maka akan berpengaruh terhadap kesehatan, baik berpengaruh secara terasa ataupun tidak terasa langsung oleh tubuh kita.

Kondisi ibu hamilah yang menjadi permasalahannya, bagaimana dengan masalah ibu hamil susah tidur? masalah tersebut pastilah akan atau sedang dialami oleh anda. Berikut ini pemaparan kami tentang masalah ibu hamil susah tidur:

Masalah Ibu Hamil Susah Tidur

  • Kecemasan

Kemungkinan terakhir dari insomnia saat hamil yaitu faktor kecemasan. Saat hamil, wanita tak jarang mengalami kecemasan yang berlebihan.  Dari mulai memikirkan perubahan bentuk tubuh hingga membayangkan proses persalinan yang kerap menimbulkan ketakutan tersendiri.  Untuk itu, Anda perlu memanjakan dan menenangkan diri sebelum tidur, salah satunya dengan cara mandi air hangat sebelum tidur.

Cara mengatasinya: Cobalah untuk tetap aktif di siang hari, tetapi jangan sampai berlebihan. Melakukan olahraga berisiko rendah seperti berenang, berjalan kaki, dan yoga kehamilan dapat membantu memperbaiki pola tidur Anda di malam hari sehingga insomnia saat hamil dapat teratasi dengan baik.

  • Perut terasa mulas

Terkadang ibu hamil mengalami gangguan pencernaan akibat perubahan hormon selama kehamilan sehingga menimbulkan rasa mulas dan membuat Anda susah tidur.

Cara mengatasinya: Cobalah untuk tidak makan dalam waktu dua jam sebelum tidur dan terutama menghindari konsumsi makanan pedas.  Biasanya obat antasida seperti Tums, Rolaids, atau Zantac aman selama kehamilan, tetapi Anda harus tanya dulu pada dokter kandungan Anda.

Cara lainnya: Anda bisa menggunakan bantal yang lebih tinggi dan tidur dengan posisi miring ke kiri untuk mencegah asam lambung naik ke kerongkongan dan mencegah rasa perih di dada.

  • Tidak nyaman karena perut yang terus membesar

Kondisi perut yang terus membesar bisa sangat membuat tidak nyaman. Anda bisa mencoba berbagai posisi tidur yang dirasa nyaman dan menggunakan bantuan bantal tidur khusus untuk ibu hamil untuk menambah kenyamanan tidur. Selain itu, menurut National Sleep Foundation, sekitar satu dari empat wanita hamil biasanya mengalami sindrom kaki gelisah (restless leg syndrome). Kondisi ini merupakan gangguan sistem saraf yang menyebabkan dorongan besar dan tak tertahankan untuk menggerakkan kaki. Hal ini juga dapat menyebabkan adanya sensasi geli di kaki, betis, dan paha. Sensasi sering kali memburuk di sore dan malam hari.

Sensasi ini tidak hanya dapat dirasakan di kaki, tapi juga di lengan. Sindrom kaki gelisah juga terkait dengan hentakan paksa dari kaki dan lengan, yang dikenal sebagai gerakan tungkai periodik dalam tidur. Jika Anda mengalami hal ini, maka bisa jadi pertanda bahwa Anda kekurangan zat besi dan folat. Usahakan untuk menambah asupan kedua zat ini untuk menghilangkan sindrom kaki gelisah.

  •  Kram kaki dan nyeri punggung

Kaki yang kram dan nyeri punggung menjadi hal yang sangat umum terjadi pada ibu hamil. Hal ini sering kali membuat Anda susah tidur atau terbangun saat sedang nyenyak-nyenyaknya. Untuk mengatasi nyeri punggungAnda bisa tidur dengan posisi menyamping dengan menempatkan bantal di antara kedua kaki untuk mengurangi tekanan.

Cara mengatasinya: Untuk menghindari kram kaki, Anda juga bisa melakukan peregangan dengan berjalan-jalan santai di sekitar kamar dan meminta pasangan untuk memberikan pijatan lembut sebelum tidur. Selain itu, Anda bisa mencoba untuk meninggikan kaki saat duduk di siang hari dan juga saat Anda tidur.

  •  Gerakan bayi di dalam rahim

Gerakan bayi di dalam rahim bisa membuat Anda terbangun dari tidur. Pasalnya, bayi sering kali bergerak mulai dari menendang hingga memutar. Jika bayi menendang ke arah tulang rusuk, biasanya hal itu cukup membuat ibu terbangun dan merasakan ketidaknyamanan. Tidak ada hal yang bisa Anda lakukan untuk menghentikan gerakan ini.

Cara mengatasinya: Satu-satunya cara yaitu menikmati setiap kontraksi yang terjadi dan mencoba untuk tetap bersantai. Anda bisa menarik napas dalam-dalam dan mengembuskannya perlahan agar tubuh lebih rileks.

  •  Lebih sering buang air kecil

Sudah bukan hal yang aneh jika ibu hamil makin sering buang air kecil sepanjang hari, termasuk saat malam tiba. Kapasitas kandung kemih biasanya akan menyusut secara signifikan seiring dengan rahim yang terus membesar.

Cara mengatasinya: Dengan meminum air sesedikit mungkin dalam satu atau dua jam sebelum tidur untuk membatasi intensitas buang air kecil Anda di pertengahan tidur.

Selain itu, cobalah untuk menjaga lampu kamar dan kamar mandi tetap redup sehingga Anda bisa dengan mudah kembali tidur saat harus terbangun karena harus ke kamar kecil. Pasalnya, lampu yang terang bisa merangsang tubuh Anda untuk tetap terjaga sepanjang malam.

  • Restless leg syndrome

Restless leg syndrome merupakan kondisi di mana kaki refleks terus bergerak dan tak bisa diam, seperti gelisah. Diyakini ini merupakan salah satu tanda tubuh kekurangan zat besi, Ma.

Jika Mama mengalaminya, cobalah untuk mengkonsumsi cukup zat besi dalam asupan makanan sehari-hari. Agar penyerapannya lebih baik, jangan lupa untuk juga memenuhi kebutuhan vitamin C.

Nah, itu dia beberapa masalh ibu hamil susah tidur, semoga bermanfaat. Terimakasih…

About the author

admin

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Please disable your adblock for read our content.
Refresh