Masalah Ibu Hamil

5 Masalah Ibu Hamil Muda Yang Sering Dialami

Masalah Ibu Hamil Muda

Masalah Ibu Hamil Muda – Halo sahabat Solusi Ibu Hamil semuanya, Hamil muda adalah dimana masa pergantian kondisi dan pada masa itulah sistem kekebalan tubuh bisanya diserang, banyak ibu hamil yang akan mengalami diluar kebiasanya dimana sebelum hamil, hal tersebut sangatlah wajar terjadi. Banyak sekali kebiasaan-kebiasaan yang di alami oleh ibu hamil dimulai dari hilangnya nafsu makan ataupun malas dengan segala aktifitas.

Bahkan dimasa awal kehamilan atau hamil muda sebagian dari anda pernah merasakan atau pernah melihat ibu hamil yang mengalami seperti orang sakit sampai-sampai harus dirawat di rumah sakit. Hal demikian terjadi kembalilagi kepada sistem imunitas tubuh pada ibu hamil itu sendiri.

Masalah Ibu Hamil Muda

Banyak sekali faktor-faktor yang bisa terjadi dalam permasalahan ibu hamil, baik dari faktor situasi lingkungan, ataupun keturunan adapun faktor dari ciri khas ibu hamil itu sendir, seperti “kalu hamil ibu tersebut selalu mengalami gangguan-gangguan dalam kesehatannya”. Nah, dengan demikian masalah ibu hamil muda apa saja yang rumrah terjadi dialami oleh ibu hamil, berikut pemaparannya:

5 Masalah Ibu Hamil Muda Yang Harus diketahui

  • Mual dan muntah

Mual dan muntah juga biasanya Anda rasakan di saat hamil muda. Hampir semua ibu hamil mengalami hal ini. Masalah ini tidak akan memengaruhi pertumbuhan bayi Anda dan biasanya akan hilang di usia kehamilan 12-14 minggu. Jika Anda bisa menanganinya dengan baik, mual dan muntah mungkin tidak menjadi masalah yang berat bagi Anda di awal kehamilan. Namun, mual dan muntah yang berat juga bisa mengganggu kehamilan Anda. Ini dapat menyebabkan Anda mengalami kehilangan berat badan, kelelahan, dehidrasi, dan ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh.

Sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter jika Anda mengalami:

  1. Muntah berulang yang sangat sering
  2. Keluar darah saat muntah
  3. Warna urine lebih gelap dan tidak buang air kecil selama lebih dari 8 jam
  4. Muntah setelah makan dan minum
  5. Merasa sangat lemas, pusing, atau ingin pingsan saat berdiri
  6. Nyeri pada perut
  7. Demam
  8. Detak jantung lebih cepat
  • Keputihan

Keputihan juga normal Anda alami saat hamil muda. Namun, keputihan yang parah juga bisa menjadi tanda dari infeksi atau infeksi menular seksual. Hati-hati, ini dapat memengaruhi pertumbuhan bayi Anda dalam kandungan. Anda harus segera memeriksakan diri Anda ke dokter jika Anda mengalami keputihan yang berbau aneh, berwarna, vagina gatal atau sakit.

  •  Perdarahan

Perdarahan di awal kehamilan merupakan hal yang normal terjadi. Ini bisa terjadi dalam tingkat yang ringan sampai berat. Biasanya, perdarahan juga disertai dengan rasa nyeri di perut bagian bawah dan di punggung. Gejala tersebut bukan berarti Anda mempunyai masalah di kehamilan muda Anda.

Namun begitu, perdarahan di saat hamil muda juga dapat menjadi tanda dari keguguran atau kehamilan ektopik. Perdarahan yang menjadi tanda keguguran biasanya disertai dengan kram perut yang sangat parah dan adanya jaringan atau air yang keluar dari vagina. Keguguran bisa terjadi karena janin tidak bisa berkembang dengan normal.

Sedangkan, perdarahan yang menjadi tanda kehamilan ektopik biasanya disertai dengan sakit perut yang sangat tajam. Kehamilan ektopik terjadi saat telur yang telah dibuahi sperma berkembang di luar rahim, sehingga telur tidak bisa berkembang menjadi janin. Sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter jika Anda merasa sakit pada perut atau mengalami tanda-tanda syok (seperti kulit keriput, denyut nadi rendah, dan pusing), karena ini adalah tanda kehamilan ektopik telah meluruh.

  • Demam tinggi

Ibu hamil muda juga dapat mengalami masalah demam. Demam di awal kehamilan bisa menjadi tanda dari masalah yang lebih serius. Walaupun, terkadang demam juga mungkin hanya disebabkan oleh flu.

Demam tinggi di awal kehamilan dapat dihubungkan dengan risiko bayi mengalami cacat lahir atau cacat tabung saraf, karena tabung saraf bayi terbentuk selama trimester pertama kehamilan. Suhu tubuh yang meningkat selama kehamilan dan disertai dengan ruam dan nyeri otot juga bisa menjadi tanda Anda mengalami infeksi, seperti infeksi cytomegalovirus (CMV), toxoplasma, dan parvovirus. Infeksi ini tentu dapat memengaruhi bayi dalam kandungan.

Jika Anda mengalami demam tinggi tanpa disertai dengan pilek dan flu saat hamil muda, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter.

  • Permasalahan kesehatan bagi ibu hamil dengan kondisi khusus

Ibu hamil yang memiliki beberapa kondisi medis yang sudah ada sebelumnya, seperti masalah tiroid, diabetes, tekanan darah tinggi, asma atau lupus, perlu mewaspadai kondisi dirinya dan mengetahui adanya perubahan kondisi selama kehamilan. Selain kondisinya, ibu hamil juga harus mengetahui adanya perubahan pada obat yang diminum.

Apakah obat-obatan tersebut aman untuk kesehatan janin ibu hamil. Saat ibu hamil yang memiliki kondisi kesehatan khusus ini khawatir dengan diri Mama dan kesehatan janin, maka setelah mengetahui ibu hamil sedang hamil, ibu hamil harus langsung berkonsultasi dengan dokter untuk segera mendapatkan bantuan medis.

Baca Juga : 

Nah, itu dia masalah ibu hamil muda , semoga bisa membantu anda ibu hamil dalam menangani masalah-masalah tersebut dengan cara bijak dan benar. Terimakasih…




Please disable your adblock for read our content.
Refresh