Makanan Yang Harus Dihindari Pasca Melahirkan

0
29
Makanan Yang Harus Dihindari Pasca Melahirkan

Makanan Yang Harus Dihindari Pasca Melahirkan – Hallo, sahabat berjumpa kembali dengan kami solusiibuhamil.com yang pastinya solusiibuhamil.com berisi tentang masalah-masalah yang dialami oleh ibu hamil. Apa kabar sahabat semua? mudah-mudahan dalam keadaan sehat dan tetap semangat, amin..

Mengenai dengan permasalahan-permasalahan yang sudah,akan atau sedang dialami oleh anda semua, tentunya anda ingin mendafatkan referensi-referensi yang dapat membantu dalam menangani permasalahan tersebut, banyak sekali permasalhan yang akan dialami oleh anda diantaranya adalah dengan masalah yang akan kami bahas pada kesempatan kali ini yaitu makanan yang harus dihindari pasca melahirkan,

Apa saja sih makanan yang harus dihindari oleh wanita yang baru melahirkan padahal, yang kita tahu adalah seorang wanita yang baru saja melahirkan harus mendapatkan asupan nutrisi untuk mengembalikan kesehatannya seperti semula, maka dari itu jagalah makanan yang akan menghambat kesehatan anda pasca melahirkan, berikut ini adalah makanan yang harus dihindari pasca melahirkan:

Makanan Yang Harus Dihindari Pasca Melahirkan

1 | Makanan Pedas dan Beraroma kuat

Sayangnya ibu menyusui yang doyan makanan pedas masih harus bersabar dan menahan diri bila ingin mengecap masakan favoritnya. Ya, setidaknya hal itu harus dilakukan hingga 6 bulan ke depan. Hal ini dikarenakan rasa pedas bisa merasuk masuk ke dalam usus dan pembuluh darah bayi yang kondisi saluran cernanya masih lemah. Tak hanya makanan pedas, masakan lain yang beraroma kuat karena tambahan kayu manis, bawang, bumbu kare, dan merica sebaiknya juga dihindari karena alasan serupa.

2 | Makanan berlemak tinggi

Pantangan makanan setelah melahirkan berikutnya yaitu makanan berminyak atau berlemak tinggi. Jenis makanan ini erat kaitannya dengan penambahan lemak dalam tubuh. Jadi makanan jenis ini sama sekali bukan pilihan bijak bagi ibu yang ingin menguruskan badannya pasca melahirkan. Gunakanlah sumber minyak yang sehat seperti minyak ikan, minyak dengan kandungan omeg 3 dan 6, serta minyak nabati.

3 | Kafein dan alkohol

Meski Anda sudah melahirkan, namun selalu ingat bahwa bayi tetaplah mengandalkan ASI sebagai asupan makanan utamanya. Oleh sebab itu, minimalkan asupan kafein, alkohol, serta nikotin, karena ketiganya dapat memicu diare, dehidrasi, dan kolik pada bayi. Selain itu, alkohol juga bisa menghambat produksi air susu ibu, sama halnya dengan parsley dan peppermint bila dikonsumsi dalam jumlah banyak. Akan tetapi bila ibu tak bisa hidup tanpa kopi atau teh, maka minum 1-2 cangkir per hari masih bisa ditoleransi. Namun tetaplah ingat bahwa terlalu banyak kafein bisa mengganggu kualitas tidur bayi atau bahkan membuatnya rewel.

 4 | Cokelat

Meski rasanya enak dan bisa membuat mood menjadi gembira, makan cokelat sebaiknya jangan dilakukan berlebihan pasca persalinan ya, Ma.

Sebagian besar produk cokelat mengandung theobromine. Kandungan ini memiliki efek yang serupa dengan kafein pada tubuh manusia.

Bayi dari ibu menyusui yang terlalu banyak makan cokelat seringkali juga menjadi lebih rewel dan sulit tidur pulas.

Oleh sebab itu, sebaiknya batasi porsi saat mengonsumsi cokelat.

Bagi Mama yang mencoba menurunkan berat badan pasca persalinan, membatasi porsi cokelat juga bisa menjadi salah satu tips ampuh.

5 | Makanan yang mengandung gas dan asam

Segala makanan yang memicu bertambahnya gas dan tingkat keasaman dalam tubuh juga tidak baik untuk si kecil. Oleh sebab itu, jauhi sumber karbohidrat kompleks seperti pasta atau pizza. Sayuran yang memicu gas dalam saluran cerna seperti bawang, kubis, brokoli, dan timun merupakan pantangan makanan setelah melahirkan yang juga harus diminimalisir konsumsinya. Untuk produk susu, hindari keju bertekstur lunak serta es krim. Coklat yang memuat kafein juga perlu diamati dampak konsumsinya. Jika bayi menjadi rewel atau diare setelah Anda makan coklat, maka mungkin ini saatnya untuk mengeliminasinya dari lemari dapur. Dan yang paling penting adalah katakan tidak pada minuman berkarbonasi/ soft drinks. Untuk buah, sementara ini jangan banyak-banyak mengonsumsi buah yang rasanya cenderung asam karena dapat mengiritasi saluran cerna buah hati, seperti jeruk, lemon, grapefruit, jeruk nipis, strawberry, kiwi, serta nanas. Jauhi pula buah yang memiliki dampak laksatif (pencahar) pada tubuh seperti ceri dan prune.

6 | Gorengan dan makanan berminyak

Setelah melahirkan, sebagian besar perempuan biasanya mulai mencari cara untuk bisa menurunkan berat badan dan mengembalikan bentuk tubuh seperti semula. Apabila anda juga ingin melakukannya, salah satu hal yang bisa mulai dilakukan adalah dengan mengurangi makanan berminyak, mentega dan juga gorengan.

Ini penting untuk membantu mengurangi lemak tubuh. Mengonsumsi terlalu banyak gorengan dan makanan yang digoreng bisa berisiko menambah penumpukan lemak di dalam tubuh. Akibatnya, berat badan pun jadi sulit turun kembali. Untuk memenuhi kebutuhan lemak dalam tubuh, Mama bisa mendapatkannya melalui kacang walnut, biji rami, kacang kedelai dan buah-buahan segar.

7 | Ikan Bermerkuri

Dalam melaksanakan saran ini, Anda tentu tak perlu puasa sehingga menolak makan ikan sama sekali. Anda hanya perlu selektif dalam memilih jenis ikannya karena beberapa ikan berpotensi tercemar oleh zat berbahaya seperti merkuri. Biasanya hal ini terjadi pada ikan-ikan besar karena berumur lama di dalam laut. Jika saat hamil dulu, Anda sudah membiasakan diri mengonsumsi jenis ikan tertentu, maka kini Anda tinggal meneruskan saja aturan makan ikan tersebut. Lebih lanjut silahkan baca: Pantangan Makanan Bagi Ibu Hamil

8 | Kacang-kacangan (bagi yang alergi)

Pantangan makanan setelah melahirkan yang satu ini tidak berlaku umum, melainkan hanya bagi mereka yang alergi. Bila ada anggota keluarga yang alergi kacang, maka ada baiknya Anda menghindari konsumsi kacang hingga buah hati selesai disapih. Komponen alergenik yang ada dalam kacang bisa diteruskan dengan mudah melalui air susu ibu. Namun bila Anda terlanjur mengonsumsi kacang, maka amati keadaan buah hati. Untuk bayi yang alergi kacang biasanya akan muncul gejala seperti timbul ruam, bintik merah, atau bengkak.

9 | Gandum

Rendahnya toleransi terhadap gluten bisa jadi alasan mengapa bayi rewel, sakit perut, bahkan mengalami pendarahan saat buang air besar. Bila ini terjadi pada buah hati, maka segera hentikan konsumsi makanan jenis gluten, dan gandum adalah salah satunya.

10 | Obat-obatan tertentu

Saat menyusui, ada baiknya Anda tetap berhati-hati dalam memilih jenis obat yang hendak dikonsumsi. Ada baiknya selalu konsultasikan lebih dulu ke dokter bila Anda ingin minum obat tertentu. Sebab sama seperti makanan, obat yang diminum juga bisa ditransfer dengan mudah ke saluran pencernaan bayi melalui ASI. Jadi jangan sampai obat yang diminum berdampak buruk bagi si kecil. Bahkan bila Anda ingin mencoba multivitamin baru atau hanya minum antasida biasa sekalipun, selalu minta persetujuan dari dokter terlebih dahulu.

Nah itu dia, beberapa makanan yang harus dihindari pasca melahirkan, semoga bermanfaat. Terimakasih….

Pengunjung Juga Mencari:

  • bolehkah makan buah buahan pasca melahirkan
  • makanan pasca melahirkan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here