Makanan Balita Saat Sariawan

  • Whatsapp
Makanan Balita Saat Sariawan

Makanan Balita Saat Sariawan – Salam sehat dari kami solusiibuhamil.com, apakabar sahabat solusiibuhamil.com? Semoga sehat dan pastinya tetap dalam lindungan Tuhan Y.M.E, amiinnn. Dengan berbagai permasalahan yang muncul hususnya ibu hamil dan anak balita kami berinisiatif untuk selalu membahas dan mensharing permasalahan tersebut dan cara menanggulanginya.

Dari setiap permasalahan ibu hamil dan anak balita pastinya pada anda orang tua akan hawatir dengan keadaan tersebut, baik permasalhan kesehatan, makanan asupan nutrisi, vitamin dll. Banyak sekali yang telah kami bahas tentang permasalahan yang muncul disekitar ibu hamil dan anak balita, kalini kami akan membahas mengenai permasalahan pada makanan balita saat sariawan. Berikut ini pemaparan kami:

Makanan Balita Saat Sariawan

Sariawan adalah luka kecil dan dangkal yang muncul pada jaringan lunak pada mulut atau pada dasar gusi. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit dan mempersulit makan dan berbicara. Sariawan tidak menular dan dapat muncul satu atau beberapa. Sariawan sering disebut juga dengan aphthous ulcer, aphthous stomatitiscanker sores, atau mouth ulcer. Dan berikut ini makanan balita saat sariawan:

Berikut ini beberapa makanan balita saat sariawan yang dapat diberikan namun tetap tidak menyebabkan rasa sakit pada anak dan juga membantu proses penyembuhan sariawannya.

  1. Makanan lembut dengan tektur berair

Agar anak tidak mengalami kesakitan dan malas untuk makan akibat kondisi sariawan maka makanan yang diberikan kepada anak harus diilih dengan baik. Makanan lembut dengan tekstur berair dapat diberikan untuk membantu mengurangi rasa sakit yang muncul ketika mengkonsumsi makanan pada anak yang sariawan. Makanan seperti bubur dengan sedikit kuah dapat menjadi alternatif makanan sementara bagi anak hingga sariawan mulai sembuh.

  1. Es krim

Es krim merupakan salah satu makanan yang dapat diberikan kepada anak ketika mengalami sariawan. Rasa dingin yang dihasilkan oleh es krim ternyata dapat membantu meringankan perih yang muncul pada mulut akibat sariawan. Selain meringankan perih, rasa eskrim yang enak dan tidak menimulkan sakit serta memiliki nutrisi yang baik dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dan meningkatkan nafsu makan anak yang hilang akibat sariawan.

  1. Jus buah dan sayuran

Jenis makanan untuk anak yang sedan sariawan lainya agar dapat dikonsumsi dan tidak menimbulkan rasa perih atau sakit adalah jus buah dan sayuran. Jus buah dan sayuran dapat diberikan untuk tetap memenuhi kebutuhan nutrisi pada anak. Buah dan sayur dapat dicampur dalam satu hidangan jus dengan rasa yang enak untuk anak. Jenis buah yang dapat diberikan sangat beragam terutama yang memang sudah disenangi oleh anak. Pemberian buah dengan vitamin yang tinggi juga dapat membantu mempercepat penyembuhan sariawan pada anak.

  1. Berikan makanan favorit dengan suasana yang menyenangkan

Setiap anak tentu memiliki makanan favorit tertentu yang harusnya sudah diketahui oleh orang tua terutama ibu melalui kebiasaan makannya. Memberikan makanan favorit menjadi salah satu tips mengatasi anak yang susah makan akibat kondisi sariawan. Dalam memberikan makanan favorit untuk anak, usahakan agar tidak terlalu memaksanya dan usahakan selalu ciptakan suasana yang menyenangkan saat anak makan agar rasa sakit sedikit yang muncul saat makan dapat tertutupi.

  1. Makanan yang mengandung vitamin B3

Jenis makanan lainnya yang dapat membantu menyembuhkan sariawan pada anak adalah makanan yang banyak mengandung vitamin B3. Makanan dengan kandungan vitamin B3 mampu membantu mengatasi kondisi sariawan pada anak. Beberapa jenis makanan dengan kandungan vitamin B3 tersebut diantaranya seperti kacang kacangan buah alpukat, kurma, telur ayam, dan ikan. Makanan dengan kandungan vitamin B3 tinggi tersebut tetap perlu dioleh menjadi makanan yang dapat dikonsumsi oleh anak saat sariawan dan tidak menyebabkan munculnya atau mengurangi munculnya rasa sakit serta perih.

  1. Perhatikan jenis makanan yang sebaiknya dihindari

Selama mengatur pola makan bagi anak yang sariawan, selain memberikan makanan yang benar ibu juga harus menghindari beberapa jenis makanan yang kurang baik untuk anak yang menderita sariawan. Beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari tersebut diantaranya seperti makanan dengan kandungan gula, makanan dengan kandungan garam berlebih, makanan yang menyebabkan alergi, dan makanan olahan.

Berikut ini pengaturan makanan untuk anak yang sedang sariawan menurut buku Smart ParentsPandai Mengatur Menu & Tanggap Saat Anak Sakit yang ditulis Ayu Bulan Febry K.D., S.KM, dan dr. Zulfito Marendra:

  1. Perbanyak makanan yang mengandung vitamin B3. Vitamin B3 dapat ditemukan pada makanan seperti serealia, hati, ayam, daging, kacang-kacangan, alpukat, kurma, telur ayam, dan ikan. Vitamin B3 bermanfaat untuk mengatasi sariawan.
  2. Konsumsi buah dan sayur. Untuk membantu menyembuhkannya, kamu bisa memberikannya buah-buahan seperti tomat, semangka, mangga, jambu biji, papaya atau kiwi yang memang baik untuk penderita sariawan. Untuk memudahkan si kecil mengonsumsi buah-buahan ini, buatlah dalam bentuk jus, sehingga lebih gampang ditelan.
  3. Kurangi asupan gula dan makanan olahannya. Gula dapat berubah menjadi cairan asam di mulut yang berdampak buruk bagi kesehatan gigi dan mulut.
  4. Hindari makanan yang mengandung banyak garam. Garam dapat mengiritasi sariawan sehingga memperparah kondisinya
  5. Kurangi asupan makanan yang mengandung arginine. Penyebab sariawan salah satunya adalah virus herpes simplex. Arginine bisa membuat virus herpes semakin kuat. Makanan yang mengandung arginine antara lain biji-bijian, cokelat, kacang-kacangan, dan bayam.
  6. Menghindari makanan yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada rongga mulut, seperti susu dan ragi. Untuk bayi, tetap berikan ASI seperti biasa. ASI membantu meningkatkan kekebalan tubuhnya untuk mempercepat proses penyembuhan. Hanya saja perhatikan lebih kebersihan payudara, karena sariawan pada bayi biasanya disebabkan oleh jamur.
  7. Atur gizi tetap seimbang agar anak tidak kekurangan gizi. Tidak nafsu makan bisa membuatnya kehilangan bobot tubuhnya. Kekurangan gizi tidak hanya membuat berat badannya turun tapi juga rentan terserang penyakit lainnya karena nutrisi dalam tubuhnya tidak tercukupi
  8. Konsumsi buah dan sayur yang mengandung vitamin C. Salah satu penyebab sariawan ialah karena kurang vitamin C. Kekurangan vitamin C dapat mengakibatkan jaringan dalam rongga mulut dan jaringan penghubung antara gusi dan gigi mudah robek yang akhirnya menyebabkan sariawan. Vitamin C juga dapat bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga sariawan dapat lebih cepat sembuh.

Baca Juga :

Cara Pencegahan Agar Anak Tidak Mudah Terkena Sariawan

Mencegah selalu lebih baik dari mengobati. Sebelum sariawan menyerang dan membuat anak susah makan, cegah dengan cara berikut ini:

  1. Selalu jaga kebersihan mulut dan gigi anak.
  2. Hati-hati saat menggosok gigi anak agar mulutnya tidak terluka. Gunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut. Sikat dengan cara perlahan agar tidak menimbulkan luka.
  3. Berikan makanan yang lembut dan mudah ditelan.
  4. Selalu potong kukunya jika mulai panjang. Anak, terutama bayi masih senang memasukkan tangannya ke mulut. Kuku yang tajam dapat menggores bagian dalam mulutnya hingga sariawan.
  5. Sediakan mainan yang aman dan tidak tajam. Bayi umumnya senang menggigit mainan. Mainan yang tajam dapat membuat mulutnya terluka dan sariawan.
  6. Gunakan peralatan makan yang halus dan aman. Bayi biasanya senang mengemut sendok makannya. Bagian ujung sendok atau garpu yang kasar berbahaya untuk mulutnya.

Nah, itu dia beberapa makanan balita saat sariawan, semoga bermanfaat. Terimakasih…

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *