Makanan Balita Saat Batuk Pilek

0
2
Makanan Balita Saat Batuk Pilek

Makanan Balita Saat Batuk Pilek – Halo sahabta solusiibuhamil.com, apakabarnya nih? Semoga tettap dalam keadaan sehat dan dalam lindungan Tuhan Y.M.E. Seperti biasa kami selalu dan akan terus membahas mengenai permasalahan-permasalahn yang dialami oleh ibu hammil dan masalah pada anak, baik itu mengenai makananan ibu hamil, kesehatan ibu hamil, vitamin ibu hamil, nutrisi ibu hamil, kesehatan anak, makanan untuk anak dll.

Kali ini kami akan memaparkan mengenai makanan balita saat batuk pilek nah, sahabat solusiibuhamil.com semua anda sebagainorang tua haruslah waspada pada makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh anak balita anda agar tidak mengkonsumsi makananan dan minuman yang sembarangan, apalagi jajanan-jajanan yang kurang sehat, agar tidak  salah pilih anda sebagai orang tua harus tetap mengawasi anak balita anda apalagi kalu anak anda sudah mengalami batuk dan pilek. Terus makanan apa saja yang baik untuk dikonsumsi anak balita saat batuk pilek? Berikut ini pemaparan kami mengenai makanan balita saat batuk pilek:

Makanan Balita Saat Batuk Pilek

Batuk bukanlah suatu penyakit. Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap dan sebagainya.

Batuk terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu di reseptor batuk (hidung, saluran pernapasan, bahkan telinga). Kemudian reseptor akan mengalirkan lewat saraf ke pusat batuk yang berada di otak. Di sini akan memberi sinyal kepada otot-otot tubuh untuk mengeluarkan benda asing tadi, hingga terjadilah batuk.

Pilek biasa juga dikenal sebagai nasofaringitis, rinofaringitis, koriza akut, atau selesma, merupakan penyakit menular yang disebabkan virus pada sistem pernapasan yang terutama menyerang hidung. Tenggorokan, sinus, dan kotak suara juga dapat terpengaruh. Tanda dan gejala mungkin muncul kurang dari dua hari setelah paparan. Itu termasuk batuk, sakit tenggorokan, rhinorrhea, bersin, sakit kepala, dan demam. Orang biasanya sembuh dalam tujuh sampai sepuluh hari. Beberapa gejala dapat berlangsung hingga tiga minggu. Pada orang-orang dengan masalah kesehatan lainnya, pneumonia kadang-kadang berkembang.

  •  Sup hangat atau makanan berkuah lainnya

Penelitian menyebut bahwa makanan berkuah hangat seperti sup ayam bisa menurunkan peradangan, yang seringkali menjadi penyebab flu dan batuk. Tapi bila anak tidak suka sup ayam, Anda bisa menggantinya dengan makanan berkuah lain, seperti sup jamur, sup daging dan lain-lain.

Manfaat sup sebagai makanan untuk anak sakit:

  1. Mengencerkan dahak dan lendir di hidung serta tenggorokan. Sehingga bisa mengurangi hidung mampet atau batuk berdahak.
  2. Rempah dan bumbu yang ada dalam sup membantu memulihkan kondisi tubuh. Dan meningkatkan sistem imun untuk melawan bakteri.
  •  Bawang putih

Bawang putih memiliki kandungan antioksidan yang cukup kuat dan bisa melawan virus penyakit. Karenanya, asupan bawang putih yang rutin bisa mencegah anak terserang batuk pilek, dan membantu pulih lebih cepat saat sakit. Bawang putih juga memiliki kandungan allicin yang membantu melawan penyebab flu.

  • Madu

Madu sangat cocok dijadikan asupan makanan untuk anak sakit. Karena mengandung antibiotik alami untuk meringankan gejala batuk ketika melewati tenggorokan. Suapi anak dengan madu sebanyak setengah sendok teh sebelum tidur. Hindari pemberian madu untuk anak di bawah satu tahun.

  • Makanan sumber vitamin c

Meski vitamin C tidak bisa mencegah flu, namun makanan mengandung vitamin C bisa membantu mengurangi gejalanya. Berikan makanan mengandung vitamin C seperti buah-buahan dan sayuran untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak.

  • Bawang Bombay

Dalam sebuah penelitian, terbukti bahwa kandungan Quercetin pada bawang bombay bisa membantu mengobati sel-sel yang rusak akibat inflamasi yang ditimbulkan karena alergi.

Selain mengurangi peradangan, Quercetin juga sangat baik untuk mengobati penyakit saluran nafas kronis dengan mencairkan lendir atau dahak yang membandel.

  • Jahe

Tidak hanya mengobati masuk angin. Jahe juga dipercaya mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Untuk anak yang mengalami sakit asma, jahe terbukti mampu mengatasi peradangan terkait asma. Selain itu, jahe memiliki fungsi detoks yang kuat dan mampu mengembalikan keseimbangan tubuh.

Salah satu penyebab keluarnya lendir dan dahak adalah ketidakseimbangan  akibat berkurangnya kekebalan tubuh. Olahan jahe efektif untuk membantu anak mengatasi dahaknya. Selain itu, aroma khas jahe juga bisa membantu menenangkan anak sehingga ia bisa tidur lebih lelap meski sedang pilek.

Itu dia beberapa makanan yang bisa mebantu anda para orang tua untuk menangani anak anda yang sedang batuk pilk, semoga bermanfaat. Terimakasih…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here