Bolehkah Ibu Hamil Minum Es Teh Tawar atau Manis Tiap Hari?

Bolehkah Ibu Hamil Minum Es Teh Tawar

Bolehkah ibu hamil minum Es teh tawar atau manis setiap hari? Mengkonsumsi minuman teh di pagi hari saat ini bisa dikatakan menjadi rutinitas yg mungkin ibu hamil lakukan setiap hari. Apalagi bagi ibu hamil yang saat ini sedang mengalami morning sickness, dimana mengonsumsi teh manis hangat adalah salah satu cara yang mungkin bisa dilakukan untuk membuat tubuh menjadi nyaman. 

Namun apakah bunda sudah mengetahui tentang Boleh atau Tidaknya seorang Ibu Hamil minum es teh menurut ahli atau pakar kesehatan? Untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan ini, silahkan bunda simak sharing solusiibuhamil.com kali ini sampai selesai ya 🙂

Bolehkah Ibu Hamil Minum Es Teh?

Bolehkah ibu hamil minum es teh? Boleh-boleh saja, hanya saja perlu dikurangi (jangan berlebihan) agar jumlah kafein di dalam tubuh masih dalam keadaan normal. Beberapa peneliti di Universitas Alberta mengungkapkan bahwa seorang ibu hamil yang mengonsumsi teh secara berlebihan akan terkena dampak negatif.

Kenapa bisa terkena dampak negatif? Karena teh itu sebenarnya memiliki kandungan kafein di dalamnya. Sedangkan, konsumsi kafein oleh ibu hamil tidak dianjurkan. Kandungan kafein ini dapat menimbulkan perubahan pada pola tidur atau pola gerakan pada bayi yang ada didalam kandungan. Maka dari itu, sebaiknya ibu hamil membatasi konsumsi teh.

Advertisement

Dampak / Bahaya Es Teh untuk Ibu Hamil

Tidak ada salahnya pada masa kehamilan ibu lebih teliti dalam memilih asupan makanan maupun minuman. Semua itu harus dilakukan untuk menjaga kesehatan ibu maupun bayi dalam kandungan. Hindari minum teh secara berlebihan, karena nyatanya mengonsumsi teh secara berlebihan memiliki dampak negatif pada ibu maupun bayi.

Berikut ini adalah beberapa Bahaya atau Dampak teh Untuk Ibu Hamil apabila dikonsumsi secara berlebihan :

1. Resiko Bayi Terlahir Prematur

Jika ibu memiliki anemia, sebaiknya hindari mengonsumsi teh. Hal ini bisa membuat peredaran nutrisi dari ibu ke janin menjadi terhambat. Tentu hal ini akan membuat bayi dalam kandungan mengalami penurunan berat badan dan memiliki daya tahan tubuh yang lemah. Daya tahan tubuh yang lemah ternyata juga bisa menjadi salah satu alasan bayi terlahir secara prematur.

2. Terganggunya Penyerapan Nutrisi

Tidak hanya mengandung kafein, nyatanya teh juga memiliki kandungan fenol di dalamnya. Kandungan fenol dikenal sebagai salah satu zat yang dapat mengganggu penyerapan zat besi maupun asam folat dari makanan yang ibu konsumsi. Mengonsumsi teh dingin setelah makan memang hal yang sangat menarik. Namun, sebaiknya ibu hindari hal ini agar nutrisi dari makanan yang ibu konsumsi bisa terserap dengan baik.

3. Dehidrasi

Dehidrasi pada kehamilan juga bisa menjadi salah satu penyebab gangguan tubuh pada ibu hamil. Agar ibu hamil terhindar dari dehidrasi, sebaiknya perbanyak konsumsi air putih setiap harinya.

4. Menyebabkan keguguran 

Konsumsi es teh manis bukan dilarang selama hamil hanya saja perlu dikurangi agar jumlah kafein di dalam tubuh masih dalam keadaan normal. 

Keguguran menjadi salah satu ketakutan terbesar bagi setiap ibu hamil. Perlu disadari bahwa risiko keguguran akan meningkat karena mengonsumsi kafein terlalu berlebihan, terutama saat kehamilan muda. 

5. Mengalami insomnia

Gangguan tidur selama hamil di trimester pertama memang bisa terjadi. Ini dikarenakan masih berusaha untuk adaptasi terhadap perubahan fisik dan mental. 

Selain itu, gangguan tidur atau insomnia bisa terjadi karena mengonsumsi es teh manis secara berlebihan. Padahal kualitas tidur yang nyenyak sangat dibutuhkan untuk ibu hamil.   

Kandungan kafein di dalam es teh manis dapat memperparah kesulitan tidur, apalagi ditambah dengan perubahan hormon dan bentuk tubuh.

6. Risiko kematian janin di dalam kandungan

Mengonsumsi es teh manis terlalu banyak selama masa kehamilan dapat memicu kematian janin di dalam kandungan. Bisa dibilang kalau risiko ini paling berbahaya jika Mama terbiasa mengonsumsi es teh manis terlalu sering, termasuk di awal-awal kehamilan. 

Kandungan kafein di dalam es teh manis dapat menghambat pertumbuhan janin. Jika berlebihan dikonsumsi dapat menyebabkan risiko kematian janin ketika masih di dalam perut. 

7. Memicu anemia

Selama masa kehamilan memang banyak ibu hamil yang cenderung mengalami anemia. Saat mengonsumsi es teh manis secara berlebihan selama kehamilan, tanpa disadari penyerapan zat besi di dalam tubuh justru akan terhambat dan memicu terjadinya anemia.

Anemia termasuk kondisi saat jumlah kadar sel darah merah di dalam tubuh terlalu sedikit atau di bawah normal. Anemia bisa terjadi karena kurangnya kadar zat besi atau vitamin B12 di dalam tubuh.

Itulah beberapa dampak buruk yang bisa terjadi bila mengonsumsi es teh manis secara berlebihan saat hamil.

Tips Aman Minum Teh Saat Hamil

Kandungan kafein pada teh lebih ringan daripada kopi sehingga dianggap lebih aman untuk ibu hamil. Namun, bukan berarti ibu hamil bisa minum teh sesuka hati.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, misalnya pilihan jenis teh, seberapa banyak teh boleh diminum, bagaimana cara teh disajikan. Berikut panduan minum teh saat hamil muda, 7 bulan dan 9 bulan supaya tidak mengganggu kesehatan Anda dan janin yang didalam kanduangan!

1. Pilihan jenis teh

Ada dua jenis teh yang bisa Anda konsumsi, yaitu teh non herbal dan teh herbal. Teh non herbal terdiri dari berbagai teh yang mungkin sudah pernah Anda coba, seperti teh hijau, teh hitam, teh oolong, atau teh putih. Sementara teh herbal tidak terbuat dari tanaman teh. Teh ini terbuat dari seduhan akar, bunga, biji atau tanaman lain yang memiliki sifat antioksidan.

Perbedaan teh herbal dengan teh non herbal adalah kandungan kafein. Teh non herbal memiliki kandungan kafein yang bervariasi, sementara teh herbal tidak mengandung kafein.

Anda bisa menikmati teh herbal dari jahe, daun peppermint, rasberi, akar ginseng, atau dari buah-buahan kering atau rempah-rempah lainnya.

2. Seberapa banyak teh boleh diminum

Dilansir Parents, sebagian besar ahli di American College of Obstetricians and Gynecologist menyarankan asupan kafein paling maksimal adalah 200 miligram per hari. Untungnya, teh mengandung kafein yang lebih ringan dibanding dengan kopi sehingga bisa dinikmati lebih banyak.

Jumlah kafein pada secangkir teh berbeda-beda. Ini tergantung dari jenis tanaman teh yang digunakan, berapa lama proses oksidasi pembuatan teh, dan ukuran daun teh. Dalam cangkir atau wadah ukuran 230 ml, teh hijau mengandung 30 sampai 50 mg kafein dan teh hitam mengandung 25 sampai 110 mg kafein.

3. Cara penyajian

Teh sering kali ditambahkan dengan gula agar terasa manis dan lebih nikmat. Sayangnya, gula hanya mengandung kalori tanpa nutrisi lain. Selain itu, gula juga mengandung indeks glikemik yang cukup tinggi yang bisa melonjakkan kadar gula darah secara cepat.

Untuk ibu hamil dengan diabetes gestasional atau rentan berisiko dengan kondisi ini, Anda harus memperhatikan baik-baik kandungan gula pada makanan dan minuman yang Anda konsumsi. Periksa ke dokter untuk mengelola dan mengobati penyakit.

Agar berat badan Anda selama hamil dapat dikendalikan, dokter mungkin akan menyarankan untuk mengurangi makanan atau minuman bergula, termasuk teh manis. Jadi, boleh-boleh saja minum teh manis, namun jangan terlalu sering. Atau Anda bisa mengganti gula dengan madu atau tidak menggunakan gula sama sekali jika ingin menikmati teh.

Anda dapat menikmati teh dengan air hangat atau dengan es. Untuk mengurangi mual, disajikan dalam keadaan dingin lebih disarankan. Perhatikan juga lamanya daun teh diseduh atau kantong teh dicelupkan. Semakin lama diseduh atau dicelupkan, semakin banyak kafein pada teh yang bercampur dengan air.

Baiklah, demikian yang bisa kita share pada kesempatan kali ini terkait Bolehkah Ibu Hamil minum Es Teh, semoga informasi ini bermanfaat untuk semuanya ya! Terima kasih 🙂

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*