Bolehkah Ibu Hamil Makan Salak Pondoh? Ini Dia Faktanya!

Bolehkah Ibu Hamil Makan salak Pondoh

Bolehkah Ibu Hamil Makan Salak Pondoh? Untuk bunda yang sampai saat ini masih penasaran dengan jawaban dari pertanyaan diatas menurut ahli kesehatan, silahkan bunda simak sharing solusi ibu hamil kali ini sampai selesai ya!

Bolehkah Ibu Hamil Makan Salak?

“Apakah benar bahwa ibu hamil tidak boleh makan salak ?”

Tidak ada buah khusus yang dilarang untuk dikonsumsi wanita yang sedang hamil, termasuk juga buah salak. Selama Anda tidak memiliki alergi terhadap buah salak, Anda tetap boleh mengkonsumsinya.

Bolehkah Ibu Hamil Makan Salak Pondoh

Buah salak (Salacca zalacca) merupakan salah satu buah yang banyak ditemui di Indonesia. Tidak hanya rasanya yang enak, buah salak pun mengandung kaya serat, protein, gula, kalium, zat besi, kalsium, fosfor, vitamin C, vitamin A, dan beragam sumber nutrisi lain yang baik bagi kesehatan.

Advertisement

Dengan mengkonsumsi buah salak, pencernaan Anda pun akan menjadi lebih lancar, kesehatan kulit lebih terjaga, kadar gula darah lebih terkontrol, stamina meningkat, fungsi penglihatan lebih baik, dan daya ingat pun bisa meningkat.

Namun, sebagaimana semua jenis makanan, sebaiknya Anda pun tidak mengkonsumsi buah salak secara berlebihan. Pada beberapa orang yang sensitif, konsumsi buah salak secara berlebihan bisa memicu peningkatan produksi asam lambung.

Kondisi ini pada akhirnya bisa membuat Anda menjadi mual, kembung, bahkan muntah-muntah, terlebih bila dikonsumsi dalam kondisi perut yang sedang kosong. Tidak hanya itu, mengkonsumsi salak yang tidak dicuci hingga bersih juga bisa menjadi jalan masuknya mikroorganisme berbahaya ke saluran cerna yang bisa membuat Anda mengalami diare. Bila kondisi ini Anda alami seusai mengkonsumsi salak, jangan segan untuk memeriksakan diri ke dokter.

Amankah Salak untuk Ibu Hamil?

Salak sebenarnya aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Anggapan bahwa salak dapat mengakibatkan keguguran di usia kehamilan muda itu hanyalah mitos belaka.

Menurut studi dalam Institute for Tropical Biology and Conservation dari Universitas Malaysia Sabah bahkan mengungkapkan, salak mengandung antioksidan yang tinggi, bahkan lebih tinggi dari buah tropis lainnya seperti alpukat, semangka, jeruk, pepaya, mangga, lemon, pisang, dan kiwi.

Anggapan lain yang mengungkapkan salak menyebabkan sembelit juga mitos belaka. Hal yang harus dipahami adalah hindari mengonsumsi salak ketika memang sudah terjadi sembelit.

Salak mengandung serat yang tinggi, sehingga sebaiknya tidak dikonsumsi saat alami sembelit. Konsumsi salak terlalu banyak juga tidak disarankan apabila Bunda mengalami sakit maag.

Pada dasarnya, buah salak aman untuk dikonsumsi selama kehamilan. Layaknya seperti buah lain yang bernutrisi, ada beberapa manfaat makan salak saat hamil yang bisa Bunda dapatkan.

Apa Saja Manfaat Buah Salak untuk Ibu Hamil?

Berikut ini adalah beberapa manfaat buah salak untuk Ibu Hamil yang harus kita ketahui :

1. Membantu proses pembentukan tulang janin

Tahukah Bunda bahwa buah salak juga mengandung kalsium yang baik untuk pembentukan tulang janin? Ya, kalsium sangat dibutuhkan oleh ibu hamil, terutama untuk proses pembentukan tulang janin.

Apabila selama hamil Bunda kurang mendapatkan asupan kalsium, biasanya janin akan mengambilnya dari tubuh Bunda. Jadi, ada kemungkinan tubuh BUnda akan kekurangan kalsium, yang kemudian membuat gigi dan tulang menjadi rapuh.

Oleh sebab itu, selama hamil cukupi kebutuhan kalsium dengan mengonsumsi makanan serta minuman sumber kalsium ya, Ma. Salah satunya dari buah salak. Selain itu, sumber kalsium juga bisa Bunda dapatkan dari susu dan produk olahannya.

2. Menjaga keseimbangan kadar asam lambung

Apakah Bunda kerap mengalami mual dan muntah terutama di trimester pertama? Jika ya, konsumsi buah salak bisa dilakukan sebagai salah satu cara alami mengatasinya.

Salah satu penyebab terjadinya gangguan asam lambung adalah karena terjadi ketidakseimbangan hormon dalam tubuh. Kandungan dari salak salah satunya memiliki kemampuan untuk mengatasi hal tersebut, Ma.

Tapi ingat, ya. Untuk mendapatkan manfaat ini, sebaiknya konsumsi salak secukupnya saja. Misalnya 1-2 buah per hari.

3. Menyehatkan jantung dan mencegah kegemukan

Kalium yang dimiliki oleh buah salak memiliki manfaat ekstra untuk menyehatkan jantung. Oleh sebab itu, konsumsi buah salak pun sangat baik untuk Bunda selama hamil.

Selain itu, kandungan serat yang dimiliki oleh buah salak juga bermanfaat untuk mencegah kegemukan. Saat hamil, biasanya Bunda lebih rentan sembelit dan berat badan jadi mudah naik. Konsumsi asupan yang tinggi serat pun sangat baik dilakukan, termasuk dari buah salak.

4. Menjaga kesehatan mata janin

Betakaroten memiliki manfaat untuk proses pembentukan mata janin, serta menjaga kesehatan mata juga. Selain di wortel, betakaroten juga dimiliki oleh buah salak lho, Ma.

Betakaroten yang dimiliki dalam buah salak dapat membantu menyehatkan mata, serta mencegah terjadinya infeksi pada mata janin selama dalam kandungan.

Ya, meski masih di dalam kandungan, mata janin juga tetap berisiko mengalami infeksi yang mungkin bisa mengganggu bagian retina atau lensa.

5. Menangkal radikal bebas

Kandungan antioksidan dalam buah salak memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh Bunda selama hamil. Salah satunya untuk menangkal radikal bebas, dengan begitu Bunda akan terhindari dari risiko berbagai macam penyakit.

Seperti diketahui, saat hamil tubuh Bunda juga menjadi lebih rentan mengalami berbagai penyakit, termasuk seperti batuk, pilek, atau penyakit lainnya.

6. Melancarkan buang air besar

Sering diklaim bisa memicu sembelit, buah salak jika dikonsumsi secara wajar justru bisa menjadi obat diare alami lho, Ma. Terutama bagi ibu hamil, yang sebaiknya tidak minum obat dulu demi kesehatan janin.

Salak memiliki kandungan serat yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. Namun untuk mendapatkan manfaat ini, jangan lupa untuk tidak membuang kulit tipis pada daging salaknya, ya.

Bagian inilah yang justru memiliki kandungan serat cukup tinggi, sehingga baik untuk tetap dikonsumsi.

7. Menurunkan risiko anemia

Dalam buah salak terdapat kandungan zat besi, yang bermanfaat dalam proses pembentukan sel darah merah dalam tubuh. Oleh sebab itu, konsumsi makanan yang mengandung zat besi pun sangat baik dikonsumsi untuk menurunkan risiko anemia.

Jika sebelum hamil Bunda sudah memiliki riwayat anemia, konsumsi salak bisa dilakukan juga untuk mencegahnya datang kembali, Ma.

Selain zat besi, salak juga mengandung tiamin. Komponen ini memiliki manfaat yang hampir sama dengan zat besi, yakni untuk mencegah terjadinya anemia.

8. Memperbaiki kualitas memori janin

Proses perkembangan otak janin selama dalam kandungan perlu dioptimalkan agar berjalan sempurna. Oleh sebab itu, Bunda pun sebaiknya tetap mengonsumsi makanan yang baik bagi tumbuh kembang janin.

Salah satunya adalah buah salak. Buah ini mengandung pektin, yang merupakan komponen penting dalam pembentukan kecerdasan, daya ingat dan perkembangan otak janin.

Apakah Ada Efek Makan Salah Saat Hamil?

Sebaiknya, hindari makan salak ketika Moms sedang sembelit, karena bisa memperparah keadaan yang sudah ada.

Hal ini disebabkan salak memiliki kandungan serat yang tinggi. Selain itu, menurut jurnal berjudul Promising Tropical Fruits High in Folates, salak memang disebut sebagai buah tropikal dengan kandungan folat paling rendah.

Padahal, ibu hamil membutuhkan asam folat yang bertujuan untuk perkembangan dan pertumbuhan janin.

Jadi, sebaiknya imbangi nutrisi lainnya dengan makanan kaya asam folat seperti sayuran berdaun hijau, asparagus, brokoli, buah bit dan buah sitrus lainnya.

Nah, demikian sharing kita kali ini terkait Bolehkah Ibu Hamil makan salak dan Apa saja manfaat beserta efeknya. Semoga bermanfaat ya! Terima kasih.

Pengunjung Juga Mencari:

  • apakah ibu hamil boleh makan pop corn

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*